Rabu, 26 Oktober 2011

MORFOLOGI SERANGGA

ENTOMOLOGI
Entomologi berasal dari kata entomos (insect) atau insist yang berarti irisan dan logos (ilmu) yang memiliki pengertian ilmu yang mempelajari tentang serangga. (Otang Hidayat dkk).
Sebagai bagian dari komunitas ekosistem bumi, serangga telah menjadi penentu keberadaan dan perkembangan ekosistem di muka bumi. Interaksi antara serangga dengan manusia sudah berlansung sejak manusia ada dan hidup di dunia. Serangga mempunyai peran penting dalam kehidupan manusia. Nilai ekonomi serangga dapat mencapai trilyunan rupiah setiap tahun. Nilai yang menguntungkan dapat berasal dari produk seperti madu, royal jelly, sutera, jasa penyerbukan, agens hayati, perombak, pariwisata, sumbangan dalam ilmu pengetahuan, dan peran dalam ekosistem. Jutaan ton produk pertanian hilang karena kerusakan yang disebabkan oleh serangga. Begitu juga kerugian yang besar akibat gangguan kesehatan hewan dan manusia yang disebabkan oleh penyakit yang ditularkan dan disebarkan oleh serangga. Trilyunan rupiah dana digunakan untuk biaya pengendalian hama tanaman, hama pascapanen, hama permukiman serta penyakit pada tanaman, hewan dan manusia yang ditularkan oleh serangga. Manusia sering memandang serangga secara antroposentris, yaitu sebagai kelompok organanisme yang lebih banyak mendatangkan kerugian daripada keuntungan bagi kehidupan manusia. Namun pada hakekatnya aspek-aspek positif dan manfaat serangga bagi kehidupan manusia jauh lebih besar dibandingkan aspek-aspek yang merugikan. Dengan belajar Entomogi kita bisa menempatkan serangga secara proporsional dalam kehidupan, sehingga tidak memandang serangga sebagai hewan yang selalu merugikan.Serangga merupakan hewan yang dorninan di humi ini, terdapat dimana-mana baik di darat maupun dalarn air. Dominasi dari serangga tersebut disebabkan karena serangga, mempunyai adaptasi yang tinggi terhadap lingkungannya. Selain itu serangga memiliki waktu generasi yang singkat dan banyak serangga yang berukuran kecil.Serangga terdiri atas ratusan ribu jenis, bentuknya sangat bervariasi, ukurannya beracam-macam mulai dari yang mikroskopis sampai yang makroskopis. Saat ini yang sudah berhasil diidentifikasi dan diberi nama sekitar sejuta serangga. Saat itu jika diperkirakan seluruh makhluk hidup yang ada di dunia sekitar 10 juta, maka menurut perkiraan Rothschild (Ride, 1978) terdapat sekitar 7 juta serangga atau 70% dari seluruh makhluk hidup yang ada saat ini. (Otang Hidayat)
Salah satu alasan mengapa serangga memiliki keanekaragaman dan kelimpahan yang tinggi adalah kemampuan reproduksinya yang tinggi, serangga bereproduksi dalam jumlah yang sangat besar, dan pada beberapa spesies bahkan mampu menghasilkan beberapa generasi dalam satu tahun. Kemampuan serangga lainnya yang dipercaya telah mampu menjaga eksistensi serangga hingga kini adalah kemampuan terbangnya. Hewan yang dapat terbang dapat menghindari banyak predator, menemukan makanan dan pasangan kawin, dan menyebar ke habitat baru jauh lebih cepat dibandingkan dengan hewan yang harus merangkak di atas permukaan tanah (Wikipedia.org).
Keanekaragaman serangga telah terdapat pada periode Carboniferous (sekitar 300 juta tahun yang lalu). Pada periode Permian (270 juta tahun yang lalu) beberapa kelompok serangga telah menyerupai bentuk yang dijumpai sekarang. Sayap pada serangga mungkin pada awalnya berevolusi sebagai perluasan kutikula yang membantu tubuh serangga itu menyerap panas, kemudian baru menjadi organ untuk terbang. Pandangan lain menyarankan bahwa sayap memungkinkan hewan itu meluncur dari vegetasi ke tanah, atau bahkan berfungsi sebagai insang dalam serangga akuatik. Hipotesis lain menyatakan bahwa sayap serangga berfungsi untuk berenang sebelum mereka berfungsi untuk terbang (Wikipedia.org)
Serangga merupakan hewan beruas dengan tingkat adaptasi yang sangat tinggi. Fosil-fosilnya dapat dirunut hingga ke masa Ordovicius. Fosil kecoa dan capung raksasa primitif telah ditemukan. Sejumlah anggota Diptera seperti lalat dan nyamuk yang terperangkap pada getah juga ditemukan.

 1. antena
2. ocelli (bawah)
3. ocelli (atas)
 5. otak (ganglia otak)
6. dada depan (prothorax)
7. pembuluh darah dorsal
8. saluran trakea (ruas-ruas dengan spirakulum)
9. dada tengah (mesothorax)
10. dada belakang (metathorax)
11. sayap depan
12. sayap belakang
13. perut
14. jantung
15. ovarium
16. perut belakang (usus, rektum, anus)
17. anus
18. vagina
19. berkas saraf (ganglia perut)
20. saluran Malpighia
21. tungkai dada
22. cakar pengait
23. tarsus
24. tibia
25. femur
26. trochanter
27. perut depan
28. ganglion dada
29. coxa
30. kelenjar ludah
31. ganglion suboesophagus
32. mulut
Tubuh serangga beruas-ruas dan ruas-ruas tersebut dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu kepala, toraks (dada) dan abdomen (perut). Pada kepala terdapat mata, antena dan alat-alat mulut. Pada dada terdapat tiga pasang kaki, pada dada bagi serangga yang bersayap terdapat satu pasang sayap atau dua pasang sayap.
Serangga mempunyai rangka luar eksoskeleton yang berfungsi untuk memperkokoh tubuh dan tempat melekatnya otot. Sistem otot serangga lebih kompleks dari golongan invertebrata lainnya. Pada beberapa jenis serangga terdapat dari beberapa ratus sampai beberapa ribu otot, misalnya pada belalang terdapat 900 otot, dan pada ulat kupu-kupu terdapat 4000 otot (manusia hanya memiliki 800 otot).
Berdasarkan struktumya, otot serangga berupa otot lurik. Otot serangga ada yang dapat berkontraksi secara terbatas ada pula yang dapat berkontraksi dengan sangat kuat, misalnya otot untuk menggerakan sayap. Energi untuk pergerakan otot diperoleh dari hasil pembakaran, sumber cadangan energi berupa senyawa glikogen, prolin ataupun lemak. (Elzinga, 1987).
Sistem pencernaan serangga berupa saluran pencernaan mulai dari mulut sampai ke anus. Sistem pengeluaran pada serangga melaiui pembuluh malpighi. Sistem respirasi pada serangga dengan sistem trakea. Sistem sirkulasi pada serangga melalui pembuluh darah yang letaknya pada bagian dorsal yang memanjang dari dada sampai perut. Pembuluh darah pada bagian perut berupa lima pasang aorta yang biasa disebut jantung pembuluh karena ikut berperan di dalam memompa cairan darah untuk diedarkan ke sluruh tubuh.
 Bagian Kepala terdapat:
1.          Satu pasang mata facet (majemuk), mata tunggal (ocellus), dan satu pasang antena sebagai alat peraba.
2.      Alat mulut serangga berdasarkan fungsi dan cara makan dapat dibedakan antara
lain adalah:
- Mandibulata (alat mulut menggigit-mengunyah) Contoh : Ordo Orthoptera
Terdiri atas: Labrum, mandibel (untuk memotong, mengunyah, maksila (untuk melembutkan makanan), labium (membantu memegang makanan)
- Haustelata (alat mulut menusuk-menghisap, meraut menghisap)
• Menusuk-menghisap, contoh: ordo Hemiptera. Terdiri atas labrum (cuping), rostrum (labium), dan stilet (modifikasi dari mandibel dan maksila)
• Meraut-menghisap, contoh: Thrips; Alat mulut abnormal (hanya 1 stilet mandibel yang berkembang)
Terdiri atas 1.  stilet mandibel kiri, 2. stilet maksila, labrum, rostrum.
- Alat mulut tipe khusus (alat mulut mengkait menghisap), contoh: Bactrocera dorsalis, larva ordo  Diptera (lalat, nyamuk). Terdiri atas: kait mulut dan otot penggerak kait mulut [pentingnya mempelajari alat mulut karena berkaitan dengan kerusakan yang ditimbulkan pada tanaman. Bagian mulut ini terdiri atas rahang belakang (mandibula), rahang depan (maksila), dan bibir atas (labrum) serta bibir bawah (labium)
2. Dada (thorax) terdiri atas tiga ruas yaitu prothorax,mesothorax dan metathorax. Pada segmen terdapat sepasang kaki. Kaki berubah bentuk disesuaikan dengan fungsinya yakni:
a.       kaki untuk menggali (anjing tanah)
b.      kaki untuk meloncat (belalang)
c.       kaki untuk berenang (kumbang air)
d.      kaki untuk pengumpul serbuk sari
e.       kaki untuk berjalan (kumbang tanah)
f.       kaki untuk memegang (belalang sembah)
Pada setiap mesotoraks (mesothorax) dan metatoraks (metathorax) terdapat dua pasang sayap, tetapi ada pula yang tidak memiliki sayap.
3.      Perut (abdomen) memiliki sebelas (11) ruas atau beberapa ruas saja. Pada belalang betina, bagian belakang perut terdapat ovipositor yang berfungsi untuk meletakkan telurnya. Pada segmen pertama terdapat alat pendengaran atau membran tympanum.
Sistem saraf serangga terdiri atas otak dalam kepala di atas esofagus, ganglion subesofagus dihubungkan ke otak oleh dua penghubung, yang satu mengelilingi esofagus yang satu lagi menjadi saraf ventral. Sistem reproduksi dari serangga pada umumnya secara seksual. Selama perkembangannya serangga mengalami metamorfosis, baik metamorfosis sederhana maupun metamorfosis sempuma.


Senin, 17 Oktober 2011

soal remedial Kelas X.2 Bab 1

 A. Pilihan Ganda
Pilihlah satu jawaban  yang benar
1. Menurut sistem tiga kingdom, makhluk hidup dibagi sebagai berikut . . . .
a. Plantae, Animalia, Monera
b. Plantae, Animalia, Protista
c. Plantae, Animalia, Fungi
d. Plantae, Animalia, Archaeobacteria
e. Plantae, Animalia, Eubacteria
2. Pencetus teori abiogenesis atau generatio spontanea adalah . . . .
a. Francisco Redi
b. Louis Pasteur
c. Lazzaro Spallanzani
d. Schleiden
e. Aristoteles
3. Bagian sel yang berperan sebagai pusat pengaturan segala proses  yang terjadi di dalam sel adalah . . . .
a. badan golgi
b. mitokondria
c. ribosom
d. nukleus
e. retikulum endoplasma
4. Perbedaan sel hewan dan tumbuhan adalah . . . .
a. dinding sel hewan kuat, dinding sel tumbuhan tipis
b. dinding sel hewan tipis, dinding sel tumbuhan kuat
c. sel tumbuhan tidak mempunyai vakuola, sel hewan mempunyai vakuola
d. sel tumbuhan tidak berplastida, sel hewan berplastida
e. sel tumbuhan di dalam intinya terdapat sentrosom, sel hewan tidak
5. Jaringan pada hewan, yang berfungsi mengoordinasikan dan meneruskan rangsang adalah . . . .
a. jaringan epitel
b. jaringan ikat
c. jaringan saraf
d. jaringan darah
e. jaringan tulang
6. Jaringan mesofil pada tumbuhan berfungsi untuk . . . .
a. melindungi permukaan tubuh tumbuhan
b. membuat makanan dengan proses fotosintesis
c. menyokong dan menguatkan tubuh tumbuhan
d. menghasilkan sel-sel baru untuk pertumbuhan
e. mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh tubuh
7. Kelompok individu dari satu spesies yang menduduki areal tertentu disebut . . . .
a. individu
b. ekosistem
c. bioma
d. komunitas
e. populasi
8. Pada bioma tundra didominasi oleh tumbuhan . . . .
a. lumut
b. rumput
c. kaktus
d. tumbuhan berbunga
e. tumbuhan paku
9. Hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya dipelajari dalam ilmu khusus, yaitu . . . . .
a. zoologi
b. ekologi
c. botani
d. embriologi
e. bioteknologi
10. Manfaat mempelajari biologi di antaranya adalah . . . .
a. menjadi takut karena terdiri berbagai cabang ilmu
b. menjadi kurang berkembang karena ilmu yang dikajinya terbatas
c. kurang memuaskan dibanding mempelajari ilmu yang lain
d. kurang bisa menerapkan secara langsung pada kehidupan karena terlalu umum
e. di bidang pertanian bisa menghasilkan varietas baru karena ada genetika, evolusi, dan taksonomi
11. Pengertian biologi yang paling tepat adalah . . . .
A. ilmu yang mempelajari tentang semua makhluk hidup sekarang ini
B. ilmu yang mempelajari semua makhluk hidup pada masa kini dan
pada masa lampau
C. ilmu yang mempelajari keseimbangan alam
D. ilmu yang mempelajari hubungan produsen dan konsumen
E. ilmu yang mempelajari komponen-komponen ekosistem
12. Seorang mahasiswa ingin menjadi ahli kanker, maka dia harus memperdalam pengetahuan di bidang . . . .
A. parasitologi
B. embriologi
C. genetika
D. patologi
E. sitologi
13. Hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya merupakan masalah penting dalam biologi. Bidang pengetahuan yang mempelajari masalah ini adalah . . . .
A. genetika
B. ekologi
C. fisiologi
D. taksonomi
E. zoologi
14. Untuk memudahkan objek studi yang sangat beraneka ragam, kita perlu menggolong-golongkan (mengklasifikasikan) dan memberi nama ilmiah. Cabang biologi yang mempelajari hal ini adalah . . . .
A. embriologi
B. fisiologi
C. taksonomi
D. evolusi
E. botani
15. Dalam usaha meningkatkan produksi pangan, para peneliti telah berhasil mengembangkan bibit unggul dengan cara hibridisasi. Ilmu yang mendasari cara ini disebut . . . .
A. taksonomi
B. zoologi
C. botani
D. genetika
E. anatomi
16. Akhir-akhir ini sering kita dengar berita bahwa banyak ibu-ibu melahirkan bayi yang cacat. Sebetulnya bayi yang cacat sejak dalam kandungan dapat dipelajari dalam ilmu . . . .
A. embriologi
B. genetika
C. patologi
D. teratologi
E. urologi
17. Berikut ini yang bukan merupakan cabang ilmu biologi adalah . . . .
A. anatomi
B. embriologi
C. virologi
D. planologi
E. botani
18. Untuk memecahkan masalah-masalah yang timbul dalam biologi, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah . . . .
A. melakukan eksperimen
B. menyusun hipotesis
C. merumuskan hukum
D. mengemukakan teori
E. mengadakan observasi untuk mengumpulkan data
19. Berikut adalah langkah-langkah metode ilmiah.
1. Mengelola data.
2. Menyusun hipotesis.
3. Prediksi kesimpulan.
4. Mengidentifikasi masalah.
5. Melakukan percobaan.
6. Mengomunikasikan hasil penyelidikan ilmiah.
Urutan yang benar adalah . . . .
A. 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6
B. 2 - 1 - 4 - 5 - 3 - 6
C. 2 - 1 - 5 - 4 - 3 - 6
D. 4 - 1 - 2 - 5 - 3 - 6
E. 4 - 2 - 3- 5 - 1 - 6
20. Ada hubungan antara benda aneh berbentuk cincin di dalam sel darah merah penderita malaria. Hal ini merupakan . . . .
A. kesimpulan hasil eksperimen Charles Laveran
B. masalah yang dihadapi Charles Laveran
C. hasil pengumpulan data Charles Laveran
D. hipotesis yang perlu diuji oleh Charles Laveran
E. teori yang dikemukakan oleh Charles Laveran
21. Untuk membuktikan bahwa penyakit malaria disebabkan oleh benda aneh berbentuk cincin, Charles Laveran . . . .
A. melakukan observasi
B. merumuskan masalah
C. menyusun hipotesis
D. mengadakan eksperimen
E. merumuskan kesimpulan
22. Ronald Ross memastikan bahwa Anopheles merupakan vektor malaria. Kepastian tersebut diambil berdasarkan suatu . . . .
A. teori
B. observasi
C. eksperimen
D. pengalaman
E. hipotesis
23. Berikut ini beberapa manfaat perkembangan ilmu biologi, kecuali . . . .
A. menemukan bibit unggul
B. mengkloning embrio
C. mengembangkan teknik inseminasi
D. membuat senjata biologi
E. membuat obat-obatan
B. ESSAI
Jawablah Pertanyaan berikut dengan benar
1. Apa yang mendasari biologi disebut sebagai ilmu? Jelaskan.
2. Bagaimana hubungan biologi dengan sains lainnya? Jelaskan
3. Jelaskan tahapan kerja ilmiah dalam mempelajari biologi.
4. Bagaimana perkembangan biologi di zaman modern sekarang ini? Jelaskan.
5. Sebutkan tingkatan organisasi kehidupan dan contoh permasalahannya bagi biologi.